Butuh!

Bertanyalah pada jejak
Ketika hati tak bisa lagi menenangkanmu
Bicaralah pada ranting
Tentang tanah yg merindu bumi
Ringkih… Merintihlah pada angin
Adukan kegelisahan malam yg mulai menepi
Terhapuskah?
Atau terbawa angin yg mengintip dengan mesranya?
Curahkan semua rahasia kehidupan
Dan…
Ketika tak sanggup mengembara…
Carilah matahari!
Ia yang akan menghangatkan jiwamu
Perlu terpuruk, tidak butuh kuat
Harus bangkit, meski dgn air mata tersisa
Bertanyalah pada jejak,  ketika ia mulai b’anjak pergi
Allah Ta’ala,
Cinta,
Secangkir kopi pekat,
Suapan tangan Umi,
Itu yg kubutuhkan, bukan hanya PERLU!

Advertisement

~ by nyonyakusut on December 8, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.